bantu kami
Entri Populer
-
Adjie dan Astrid, pasangan suami istri yang akan diberkati kehadiran anak pertama, pergi bersama 3 temannya ke Bandung pada suatu malam. Pe...
-
THE CONDEMNED bercerita tentang seorang produser TV yang membuat reality show tentang 10 orang yang dipaksa berkelahi. Kesepuluh orang te...
-
new film and cinema in bembem 21 1. Saving Private Ryan (1998) Film ini mengisahkan misi penyelamatan prajurit Ryan yang disertai denga...
-
Jody yang doyan tante bergabung dengan Kang Sono sang makelar. Hasilnya adalah kehebohan ala Kawin Kontrak Lagi: lebih lucu, lebih seru, l...
-
film di bembem 21 Arthur Bishop (Jason Statham) is a 'mechanic' - an elite assassin with a strict code and unique talent for cl...
-
bembem 21 - Kabar baik buat pecinta harry poter. Setelah sekian lama di tunggu-tunggu akhirnya nongol juga nih film. menurut informasi yan...
-
film di bembem 21 Damien and Leito return to District 13 on a mission to bring peace to the troubled sector that is controlled by five dif...
-
Comedy film is a genre of in which the main emphasis is on . Also, films in this style typically have a happy ending being an exception)...
-
new film and cinema in bembem 21 Dal-ho’s only dream is to become a famous rock singer. To make a living in a small town, his rock band...
My Boss, My Hero
layaknya film-film gangster, film yang dibintangi oleh Jeong Joon-ho ini pun tidak lepas dari perkelahian antarpreman. Di bagian awal film yang pada tahun 2001 ini menjadi film terlaris keenam di Korea ini, kita sudah disuguhi perkelahian dalam rangka pengambilalihan wilayah kekuasaan.
Gye Du-sik adalah anggota salah satu gangster di Seoul, yang sukses dalam perluasan kekuasaan ke Myeongdong. (Bagi yang tidak tahu, Myeongdong masih menjadi bagian dari Seoul.) Meski demikian, kesuksesannya itu justru membuat anggota gangster lainnya merasa tidak nyaman. Masalahnya, Du-sik tidak lulus SMA. Pimpinan kelompok mereka akhirnya memerintahkan Du-sik untuk kembali ke bangku sekolah. Sejumlah kelucuan sengaja dihadirkan dalam film ini. Misalnya, ketika Du-sik diminta untuk menyebutkan alamat e-mail miliknya. Du-sik yang tidak tahu apa yang disebut e-mail malah menjawab dengan menyebutkan alamat rumahnya.
Salah satu aspek yang diangkat di film ini ialah budaya premanisme di dalam sekolahan. Du-sik, bos gangster yang kembali menjadi anak sekolahan, justru mengalami penindasan oleh teman sekelasnya. Karena ditargetkan untuk mendapatkan ijazah, tentu saja ia tidak berani macam-macam, meskipun beberapa kali menunjukkan kekesalannya. Tidak sekadar mengangkat hal tersebut, secara umum, film ini mengecam praktik-praktik kotor yang terjadi dalam dunia pendidikan, tentu saja dalam konteks Korea. Beberapa tampaknya cukup mengena dengan kondisi di Indonesia.
doownload film
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar