bantu kami
Entri Populer
-
BYUN is a tragic character with a massive inferiority complex problem which stems from his seriously impaired libido. But he chance encount...
-
film di bembem 21 Dev (Shah Rukh Khan) seorang pemain football profesional dengan karir menjanjikannya diberhentikan sejak terjadi kecela...
-
Dalam film kali ini Upin - Ipin - Kak Ross- Rajuu - Badrul dan Lim berpetualang ke hutan untuk menemukan misteri Hantu Durian. download fi...
-
Buat kebanyakan orang, berurusan dengan iblis adalah sesuatu yang harus dihindarkan tapi tidak buat Dr. Parnassus (Christopher Plummer) yan...
-
masih memadukan dunia pendidikan dan dunia gengster.Tiba bagi Gae du sik untuk Prkatek lapangan sebagai syarat kelulusan kuliah.Diapun me...
-
film di bembem 21 In the era of Free Trade Agreements (FTA), the head boss of the Young-dong ‘organized gang’ decides they should not lose...
-
Thomas Craven (Mel Gibson), seorang veteran detektif pembunuhan di Kepolisian Boston dan seorang ayah tunggal. Saat anak semata wayangya, ...
-
Jody yang doyan tante bergabung dengan Kang Sono sang makelar. Hasilnya adalah kehebohan ala Kawin Kontrak Lagi: lebih lucu, lebih seru, l...
-
The Beast and the Beauty (Yasuwa minyeo) is a 2005 South Korean romantic-comedy film. It involves voice-actor Dong-gun (Ryu Seung-beom), wh...
My Boss, My Hero
layaknya film-film gangster, film yang dibintangi oleh Jeong Joon-ho ini pun tidak lepas dari perkelahian antarpreman. Di bagian awal film yang pada tahun 2001 ini menjadi film terlaris keenam di Korea ini, kita sudah disuguhi perkelahian dalam rangka pengambilalihan wilayah kekuasaan.
Gye Du-sik adalah anggota salah satu gangster di Seoul, yang sukses dalam perluasan kekuasaan ke Myeongdong. (Bagi yang tidak tahu, Myeongdong masih menjadi bagian dari Seoul.) Meski demikian, kesuksesannya itu justru membuat anggota gangster lainnya merasa tidak nyaman. Masalahnya, Du-sik tidak lulus SMA. Pimpinan kelompok mereka akhirnya memerintahkan Du-sik untuk kembali ke bangku sekolah. Sejumlah kelucuan sengaja dihadirkan dalam film ini. Misalnya, ketika Du-sik diminta untuk menyebutkan alamat e-mail miliknya. Du-sik yang tidak tahu apa yang disebut e-mail malah menjawab dengan menyebutkan alamat rumahnya.
Salah satu aspek yang diangkat di film ini ialah budaya premanisme di dalam sekolahan. Du-sik, bos gangster yang kembali menjadi anak sekolahan, justru mengalami penindasan oleh teman sekelasnya. Karena ditargetkan untuk mendapatkan ijazah, tentu saja ia tidak berani macam-macam, meskipun beberapa kali menunjukkan kekesalannya. Tidak sekadar mengangkat hal tersebut, secara umum, film ini mengecam praktik-praktik kotor yang terjadi dalam dunia pendidikan, tentu saja dalam konteks Korea. Beberapa tampaknya cukup mengena dengan kondisi di Indonesia.
doownload film
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar