bantu kami
Entri Populer
-
film di bembem 21 Po sekarang hidup degnan mimpinya sebagai The Dragon Warrior, melindungi Valley of Peace bersama teman-temannya dan se...
-
new film and cinema in bembem 21 After witnessing a mysterious train crash, a group of friends in the summer of 1979 begin noticing s...
-
film di bembem 21 Acharya's story revolves around the protagonists, Abhay and Sonal. While Abhay is a happy go lucky, almost brattish...
-
film di bembem 21 Jiro (Keisuke Koide) hanyalah mahasiswa biasa yang menjalani hari-harinya layaknya mahasiswa lainya. Tapi kehidupan Jir...
-
Merasa kesal karena diputuskan pacarnya tepat sehari sebelum perayaan 100 hari mereka jadian, Kang Ha yeong menendang sebuah kaleng bekas ...
-
film di bembem 21 Milton ( Nicolas Cage ) hanya punya satu misi setelah berhasil melarikan diri dari neraka, yaitu menembus segala dos...
-
masih memadukan dunia pendidikan dan dunia gengster.Tiba bagi Gae du sik untuk Prkatek lapangan sebagai syarat kelulusan kuliah.Diapun me...
-
new film and cinema in bembem 21 1. Saving Private Ryan (1998) Film ini mengisahkan misi penyelamatan prajurit Ryan yang disertai denga...
-
film di bembem 21 Arthur Bishop (Jason Statham) is a 'mechanic' - an elite assassin with a strict code and unique talent for cl...
-
film di bembem 21 the korean movie who tells about a model student and a troublemaker fall in love with the same guy. The troublemaker ...
My Boss, My Hero
layaknya film-film gangster, film yang dibintangi oleh Jeong Joon-ho ini pun tidak lepas dari perkelahian antarpreman. Di bagian awal film yang pada tahun 2001 ini menjadi film terlaris keenam di Korea ini, kita sudah disuguhi perkelahian dalam rangka pengambilalihan wilayah kekuasaan.
Gye Du-sik adalah anggota salah satu gangster di Seoul, yang sukses dalam perluasan kekuasaan ke Myeongdong. (Bagi yang tidak tahu, Myeongdong masih menjadi bagian dari Seoul.) Meski demikian, kesuksesannya itu justru membuat anggota gangster lainnya merasa tidak nyaman. Masalahnya, Du-sik tidak lulus SMA. Pimpinan kelompok mereka akhirnya memerintahkan Du-sik untuk kembali ke bangku sekolah. Sejumlah kelucuan sengaja dihadirkan dalam film ini. Misalnya, ketika Du-sik diminta untuk menyebutkan alamat e-mail miliknya. Du-sik yang tidak tahu apa yang disebut e-mail malah menjawab dengan menyebutkan alamat rumahnya.
Salah satu aspek yang diangkat di film ini ialah budaya premanisme di dalam sekolahan. Du-sik, bos gangster yang kembali menjadi anak sekolahan, justru mengalami penindasan oleh teman sekelasnya. Karena ditargetkan untuk mendapatkan ijazah, tentu saja ia tidak berani macam-macam, meskipun beberapa kali menunjukkan kekesalannya. Tidak sekadar mengangkat hal tersebut, secara umum, film ini mengecam praktik-praktik kotor yang terjadi dalam dunia pendidikan, tentu saja dalam konteks Korea. Beberapa tampaknya cukup mengena dengan kondisi di Indonesia.
doownload film
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar